BBYH

Jadi Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

14 Apr 2013 - 01:31 WIB

Jadi sebaiknya selalu mengingat untuk menjadi konsumen cerdas paham perlindungan konsumen, yang dimaksud cerdas adalah mampu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan bukan berdasrkan keinginan. Itu adalah salah satu tips bagaimana menjadi konsumen cerdas yang diberikan Menteri Perdagangan. Antara lainnya adalah baiknya cermat sebelum saat beli memperhatikan label, kartu manual garansi serta tanggal kadaluarsa dan yakinkan bahwa product tersebut cocok dengan standar mutu k3l belilah barang cocok dengan keperluan serta bukan hanya keinginan sebagai konsumen kita seluruh juga mesti bisa menjaga serta menambah tanggung jawab sosial dengan langkah beli product didalam negeri, bijak melindungi bumi, serta pola mengonsumsi pangan yang sehat.

Sama seperti saya juga selalu mengingatkan pada diri sendiri untuk selalu menjadi konsumen yang tahu akan perlindungan konsumen terkait konsumen pintar atau cerdas. Perlu di ingat juga bahwa negara sudah membuat undang-undang perlindungan konsumen. Itulah alasan atau pondasi awal kita untuk menjadi konsumen yg tahu hukum perlindungan, karena tanpa itu maka tidak lah menjadi hal yang mendasar untuk dijadikan panduan atau guidline jika terjadi sesuatu permasalahan. Misalkan saja barang yg dibeli tidak sesuai dengan apa yang menjadi kesepakatan, tidak sedikit para penjual tidak berlaku jujur kepada pembeli.

Jadi inti edukasi pemerintah kali ini adalah mencerdaskan setiap orang dalam kegiatan jual beli berposisi sebagai konsumen atau pembeli. Antara penjual dan pembeli sangat erat hubungannya, ada keterkitan didalamnya bahkan bisa seperti yg tidak kita pernah bayangkan sebelumnya. Untuk itu kesadaran antara kedua belah pihak harus lah menjunjung tinggi kejujuran agar tercipta sebuah kondisi perekonomian stabil dan kondusif. Memang tidak sulit sekarang ini menjadi konsumen cerdas paham perlindungan konsumen sebab panduan sudah baanyak bertebaran informasinya tentang peaturan sudanh terfasilitasi dengan sangat baik. Jangan pernah bermimpi mampu menjadi seorang yang cerdas, teliti dan cermat dalam melakukan proses pembelian sebuah barang dan atau jasa.

Pemerintah juga meresmikan lembaga-lembaga perlindungan konsumen yang bisa diakses jika timbul sebuah trouble yang datang saat kita melakukan pembeliann. Konsumen seperti anda, saya dan bayak lagi pastinya tidak menginginkan problem , namun mesti ditekankan juga dalam ingatan kita bahwa seorang penjual juga tidak berniat merugi. Sejak dari awal konsumen cerdas itu wajib juga memahami seperti apa bentuknya perlindungan yang dijamin negara ini, awali dengan dari diri sendiri maka pola hidup yang sehat plus kondusif untuk para investor yang ingin melakukan investasi jika pasar ekonom sangat baik. Sunguh kini sangatlah mudah men- jadi konsumen cerdas paham perlindungan konsumen.


TAGS   konsumen cerdas paham perlindaungan konsumen /